Tips Mendengarkan Curhatan Teman Agar Persahabatanmu Terjaga

Tips mendengarkan curhatan teman ini penting untuk diketahui semua orang demi menjaga hubungan pertemanan dengan baik yang berumur panjang. Seringkali karena menganggap seseorang adalah temannya maka kita dapat melakukan hal seenaknya tanpa mempertimbangkan perasaannya.



Padahal seharusnya sebaliknya. Jika seseorang itu adalah teman kita maka kita harus menjaga hubungan dengan menjalin komunikasi yang baik, bersimpati, dan menjaga perasaannya.

Beberapa tips mendengarkan curhatan teman yang akan Bob bahas pada kesempatan kali ini bisa dibilang cukup sederhana. Namun dalam praktiknya banyak orang yang seakan lupa untuk mencoba mempraktekkan beberapa cara mendengarkan curhatan teman dengan baik ini. Pada akhirnya jika tips mendengarkan curhatan teman ini tak diterapkan tak sedikit orang mengalami hubungan pertemanan yang merenggang. Tentu kita tidak ingin hali ini terjadi.

Di masa serba teknologi seperti ini menjalin komunikasi dengan teman tidaklah sulit. Tak perlu dilakukan secara tatap muka, kamu dan teman kamu bisa saling curhat via aplikasi chat secara online. Saat teman kamu berusaha untuk menceritakan masalah dan kegelisahannya kepada kamu hal ini bisa menjadi tanda bahwa teman kamu mempercayai kamu. Bisa jadi ia tidak menceritakan masalah dan kegelisahannya kepada keluarganya.

Hal ini bisa terjadi karena mungkin teman kamu jauh merasa lebih nyaman dan aman untuk curhat kepada kamu. Oleh karena itu jangan sia-siakan kepercayaan teman kamu terhadap kamu saat ia sedang bercerita atau curhat kepada kamu. Beberapa tips mendengarkan curhatan teman di bawah ini bisa membantu kamu bagaimana cara bersikap saat teman kamu sedang cuhat. Semoga tips mendengarkan curhatan teman ini bisa membantu kamu menjalin pertemanan yang sehat dan baik ya!

1. Tips Mendengarkan Curhatan Teman: Memotong Pembicaraan

Tips mendengarkan curhatan teman yang pertama adalah hindari memotong pembicaraan teman kamu saat ia bercerita. Menjadi seorang pendengar yang baik memang membutuhkan kesabaran untuk mendengar. Beri teman kamu waktu untuk menjelaskan permasalahan, perasaan, dan kegelisahannya sesuai dengan kebutuhannya. Kamu bisa mulai menanggapi pembicaraan teman kamu sesaat setelah teman kamu meminta kamu melakukannya atau setelah teman kamu selesai bercerita.

Tips mendengarkan curhatan teman ini sangat penting untuk kamu lakukan untuk menunjukkan bahwa kamu peduli dan memperhatikan apa yang ia ceritkan. Dengan bersabar mendengarkan teman kamu tanpa memotong pembicaraannya juga menunjukkan bahwa kamu fokus memahami curhatan teman kamu. Jika kamu tidak menerapkan tips mendengarkan curhatan teman ini, hal ini bisa membuat teman kamu merasa sedih, tersinggung, atau merasa tak dipedulikan.

2. Tips Mendengarkan Curhatan Teman: Menyalahkan Teman Tanpa Alasan yang Jelas

Tips mendengarkan curhatan teman berikutnya tidak menyalahkan teman kamu tanpa adanya alasan yang jelas. Saat teman kamu bercerita atau curhat kepada kamu hal ini bisa berarti ia membutuhkan dukungan kamu atas masalah yang ia sedang di hadapi. Teman kamu bisa saja sedang merasa sedih, galau, ataupun bimbang hingga akhirnya memberanikan diri untuk bercerita kepada kamu.

Memojokkan, menyalahkan, dan membuat teman kamu merasa bahwa sumber masalahnya adalah karena ulahnya sendiri adalah hal yang harus coba kamu hindari. Meskipun apa yang kamu katakan benar adanya bahwa sebenarnya teman kamulah yang salah sebaiknya pikirkan dengan baik cara untuk mengutarakannya di lain waktu. Hal ini pun sebaiknya kamu lakukan jika memang teman kamu meminta kamu memberitahunya apa yang sebenarnya salah ia lakukan.

3. Tips Mendengarkan Curhatan Teman: Menyepelekan Masalahnya

Tips mendengarkan curhatan teman selanjutnya adalah dengan tidak menyepelekkan masalah yang sedang dihadapi oleh teman kamu. Masalah ataupun kesulitan bukanlah persoalan yang bisa diperlombakan. Kamu sebaiknya tidak menyepelekkan masalah yang sedang dihadapi teman kamu hanya karena kamu merasa masalahnya tak seberapa dengan masalah yang kamu hadapi.

Setiap orang memiliki masalahnya masing-masing baik itu kecil maupun besar. Saat teman kamu berani menceritakan masalahnya bisa saja ia memilih kamu sebagai teman curhat karena kamu pernah mengalami hal yang sama. Jika kamu sudah pernah melewati masalah yang sama bantulah teman kamu dengan menjadi teman curhat yang baik dan mendengarkannya bukan sebaliknya.

4. Tips Mendengarkan Curhatan Teman: Memintanya Meringkas Cerita

Tak kalah penting dengan tips mendengarkan curhatan teman di atas, tips mendengarkan curhatan teman yang satu ini juga menarik untuk kamu perhatikan. Teman kamu bisa jadi telah mengerahkan seluruh keberaniannya untuk bisa menceritakan keluh kesahnya kepada kamu. Tak jarang bahkan beberapa orang harus berlatih menceritakan masalahnya dengan menulis atau berbicara di depan kaca. Hal ini terkadang dilakukan sebagian orang untuk membangun keberaniannya bercerita.

Saat teman kamu sudah bercerita panjang lebar, hindari untuk memintanya meringkas cerita. Bisa saja teman kamu bercerita sambil tersedu-sedu atau sedang dilanda amarah yang meluap. Jika sudah demikian, permintaan kamu untuk meringkas cerita hanya akan membuat teman kamu kesal. Tahanlah diri kamu dan cobalah memahami keadaan yang sedang dihadapi teman kamu. Dalam kondisi yang sedang tak karuan, sangat wajar jika teman kamu kesulitan untuk bercerita secara runut.

5. Tips Mendengarkan Curhatan Teman: Menghibur dengan Memberikan Harapan Palsu

Tips mendengarkan curhatan teman yang terakhir adalah hindari menghibur teman kamu dengan harapan yang palsu. Sebagian besar orang berusaha menghibur temannya yang sedang sedih, galau, dan kebingungan dengan memberikan kata-kata indah yang penuh penghiburan. Niatnya memang baik agar teman kamu bisa membangun kembali rasa percaya dirinya dan bisa tersenyum lagi. Tapi penting untuk tidak memberikan teman kamu angan-angan yang tak mungkin terjadi.

Sebagai contoh jika teman kamu baru saja mengalami patah hati. Kemudian kamu mencoba menghiburnya dengan mengatakan bahwa kelak mantannya akan menyesal dan meminta untuk kembali berhubungan. Sebaiknya hindari melakukan hal ini dan lebih baik untuk memberikannya gambaran yang logis saja. Tips mendengarkan curhatan teman ini tidak akan membuatnya memegang harapan kosong.

Bob paham bahwa menjadi pendengar dan mendengarkan curhatan teman itu tidaklah mudah dan terkadang bisa membuat kamu lelah karena bisa berlangsung lama. Namun sebagai mahluk sosial, kita tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain. Kelak kamu akan memerlukan bantuan teman kamu. Semoga tips mendengarkan curhat teman di atas membantu ya!